Tentang Pantai Habe

Keindahan alam Papua tak hanya di punggung Utara pulau cenderawasih semata. Di bagian selatan Papua, tepatnya di Kabupaten Merauke, ada sebuah pulau yang sangat elok. Namanya Pulau Habe. Pulau ini terletak di Kampung Wambi.

Tentang Bandara Mopah Merauke

Sebagai satu-satunya Airlines yang tetap mempertahankan komitmen membangun tanah Papua sejak beroperasinya PT. Merpati Nusantara tahun 1962 hingga sekarang, maka seiring dengan perkembangan pemekaran wilayah Papua dan Kabupaten Merauke.

Tentang Tugu Libra 969

Bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT akhirnya meresmikan Tugu Lingkaran Brawijaya (Libra) 969. Dalam peresmian tersebut, Bupati Romanus membeberkan secara blak-blakkan ihwal makna dari angka 969.

Tentang Pelabuhan Merauke

Dermaga pelabuhan Merauke dengan panjang 158 M, Draft 6 M dan GT 7.341 dapat disinggahi oleh kapal penumpang dan kapal perintis. Dermaga Merauke merupakan pelabuhan utama yang ada di Kabupaten Merauke.

Tentang Kepala Daerah Merauke

Bupati Merauke, Bpk. Romanus Mbaraka, adalah satu dari 30 Bupati/ Walikota terbaik yang menerima piagam penghargaan dari Kemendagri melalui Sekjen Diah Anggraeni pada bulan Oktober yang lalu untuk Program Innovative Government Awards-IGA 2012.

Thursday, 27 March 2014

KPU Merauke Lakukan Pengepakan Logistik

BCMerauke.com -  Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Merauke, Provinsi Papua,  sedang melakukan pengepakan semua logistrik pemilu legislatif anggota DPR RI, DPD, DPRP dan DPRD tahun 2014 di Kabupaten Merauke.

Anggota KPU Kabupaten Merauke, Severius Penanlampir saat ditemui Suluh Papua, Senin (17/3/2014), mengatakan KPU mengupayakan pengepakan semua logistik Pemilu legislatif ini berlangsung selama satu minggu kedepan sudah harus selesai dan siap untuk distribusikan kepada PPD,PPS dan KPPS diseluruh daerah Kabupaten Merauke.

Dikatakan, pengepakan logistik khusus DPR RI, DPD, DPR Provinsi dilakukan per TPS.  Sementara untuk DPRD Kabupaten Merauke pengepakan dilakukan per daerah pemilihan (Dapil) dan juga per TPS. Sehingga mempergampang lima perusahan pemenang tender distribusi logistik mengangkut dan menyalurkan ke  TPS diseluruh daerah Kabupaten Merauke.

Disampaikan, pengepakan semua logistik pemilu legislatif ini benar-benar diteliti agar tidak kekurangan maupun kelebihan di TPS nantinya. Diupayakan sabtu 22 maret 2014 semua logistik sudah terpak agar supaya perusahan distribusi sudah melai distibusi ke daerah yang jauh.

Diungkapkan, daerah yang akan memjadi prioritas distribusi yakni Distrik Kimam, Distrik Nguti, Distrik Tubang, Distrik Okaba, Distrik Wan, Distrik Ilwayap, Distrik Miting, Distrik Ulilin dan Distrik Eligobel. Daerah tersebut akan di distribusikan duluan sementara daerah yang dekat dengan kota haming lima baru akan di distribusikan.

Ditambahkan, distribusi logistik pemilu legislatif ini akan mendapat pengawalan oleh aparat Kepolisian Resor Merauke serta pihak KPU dan Panwaslu Kabupaten Merauke. Supaya semua proses distribusi logistik tersebut berjalan lancar dan aman. (SULPA)

Kepolisian dan TNI Jamin Pileg di Merauke Aman

BCMerauke.com - Kepala Kepolisian Resor Merauke, AKBP Sri Satyatama, Sik dalam sambutannya pada pelaksanaan pawai damai partai politik peserta pemilu legislatif 2014 di Kabupaten Merauke Sabtu (15/3/2014) mengatakan, Kepolisian dan TNI menjamil pelaksanaan pemilu legislatif di Merauke berjalan aman.

LMA Marind: Semua Orang Harus Dukung Pembentukan Kampung Yobar

BCMerauke.com - Semua orang yang mendiami Kota Merauke suka maupun tidak suka harus mendukung pembentukan kampung adat Yobar dan kampung adat Imbuti sebab itu mengembalikan martabat masyarakat adat marind Anim Imbuti pemilik tanah Kota Merauke.

Partisipasi Pemilih: Hasil Survei dan Harapan

Oleh Nusarina

Pesta demokrasi lima tahunan yakni pemilihan umum untuk memilih anggota DPR, DPRD dan DPD pada 9 April 2014 tinggal hitungan hari, tetapi penyelenggara pemilu masih dibayangi kekhawatiran akan menurunnya tingkat partisipasi pemilih.

Kecenderungan penurunan partisipasi pemilih terjadi dalam tiga pemilu yakni 1999, 2004, dan 2009. Pada 1999 animo masyarakat untuk ikut pemilu sekitar 90 persen, 2004 turun menjadi 80 persen, dan 2009 turun lagi menjadi sekitar 70 persen.

Kekhawatiran bahwa akan terjadi penurunan lagi pada Pemilu 2014 diperkuat oleh hasil survei yang dilakukan Lembaga Riset dan Polling Indonesia yang mencatat jumlah golongan putih (golput) pada Pemilu 2014 diperkirakan melebihi 50 persen.

“Hanya 38,4 persen responden yang akan menggunakan hak suaranya, 23,4 persen memilih golput, 37 persen menyatakan masih ragu apakah akan memilih,” kata Koordinator Tim Telepolling Taufik Hidayat dalam sebuah diskusi di Jakarta beberapa waktu lalu.

Hasil tersebut mencerminkan apatisme publik dalam memberikan hak suara yang dikhawatirkan membuat angka golput bisa melebihi 50 persen sehingga legitimasi hasil pemilu bisa dipermasalahkan.

Menurut dia, kepercayaan publik yang rendah terhadap parpol terjadi akibat rendahnya kualitas anggota parlemen yang diusung parpol, banyaknya anggota legislatif yang terlibat korupsi dan tidak tercapainya target legislasi akibat perekrutan kader bermasalah yang dilakukan oleh parpol.

Survei dilakukan via telepon dengan responden sebanyak 702 orang yang dipilih secara acak. Para responden merupakan pelanggan telepon kabel yang sudah mempunyai hak pilih.

Telepolling tersebut dilaksanakan pada 15 November hingga 19 Desember 2013 di 15 kota besar di Indonesia. Kelima belas kota tersebut yakni Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Pontianak, Makassar, Jayapura, Ambon, Mataram, Manado, Banjarmasin dan Padang.

Namun, survei dari lembaga lain memberikan harapan positif karena menunjukkan bahwa tingkat partisipasi pemiilih pada Pemilu 2014 akan mencapai angka yang menggembirakan.

Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) bekerja sama dengan Internasional Foundation for Electoral System (IFES) menunjukkan 90 persen masyarakat Indonesia akan berpartisipasi dalam Pemilu 2014.

“Ini menunjukan tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi pada sistem demokrasi,” kata Direktur Pusat Peneliti IFES Rakesh Sharma beberapa waktu lalu.

Dalam survei itu LSI dan IFES memotret persepsi masyarakat terhadap pemilu 2014. Survei dilaksanakan pada Desember 2013, dengan responden 1.890 di 33 provinsi di wilayah Indonesia.

Rakesh meyakini, meskipun hasil survei ini tidak bisa dianggap sebagai hasil sesungguhnya pada pemilu nanti, namun animo masyarakat pada pemilu mendatang akan tetap tinggi.

“Saya kira tidak akan 90 persen masyarakat yang memilih, tetapi setidaknya ini cerminan tingginya animo masyarakat untuk ikut, dan kemungkinan besar lebih tinggi dibandingkan 2009, atau setidaknya tidak lebih rendah,” katanya.

Survei juga menunjukkan partisipasi pada pemilu cukup tinggi baik untuk pemilih wanita maupun pria. Sebanyak 88 persen pria survei akan memilih, sedangkan wanita 91 persen.

Direktur LSI Hendro Prasetyo mngatakan selain kepercayaan terhadap sistem demokrasi, juga ada kepercayaan bahwa pemilu dapat melakukan perubahan.

“Meskipun tidak mayoritas memang tapi ada kepercayaan mengikuti partisipasi pemilu untuk perubahan,” katanya.

Selain tingkat partisipasi pemilih, dua lembaga tersebut juga melakukan survei terhadap tingkat kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara pemilu yang juga menjadi salah satu faktor untuk menarik masyarakat pemilih menyalurkan hak suaranya.

Hasil survei itu menunjukkan bahwa lebih dari 70 persen responden mempercayai penyelenggara pemilu baik Komisi Pemilihan Umum nasional, provinsi maupun kabupaten/Kota serta Badan Pengawas Pemilu.

“Hasil ini seharusnya menjadi amunisi bagi penyelenggara pemilu untuk lebih bersungguh-sungguh dalam menyelenggarakan pemilu,” kata Hendro Prasetyo.

Survei mendapati, 76 persen responden percaya dengan KPU nasional, 77 persen pada KPU provinsi, 79 persen pada KPU Kabupaten atau Kota dan 75 persen pada Bawaslu.

Selain itu, mayoritas responden (di atas 55 persen) juga merasa puas dengan kinerja KPU mulai dari pendidikan pemilu kepada masyarakat (60 persen), memastikan hasil pemilu yang akurat (61 persen), mempertahankan independensi dari tekanan politik (56 persen) hingga menyusun serta membuat daftar pemilih tetap yang akan digunakan dalam pemilu (63 persen).

Tidak bisa jadi patokan

Meskipun survei yang lebih baru itu menunjukkan hasil menggembirakan, tetapi menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum Husni Kamil Manik tidak bisa dijadikan patokan. Meski demikian dengan hasil survei tersebut, KPU paling tidak memperoleh gambaran tentang partisipasi masyarakat.

“Tinggal bagaimana kami meyakinkan agar ini menjadi kenyataan, ini kan masih hanya bayangan, setidaknya sama atau lebih tinggi dari target di RPJMN sebesar 75 persen,” katanya.

Untuk mencapai target tersebut penyelenggara Pemilu 2014 telah melakukan berbagai langkah seperti merekrut relawan demokarasi untuk membantu menyosialisasikan pemilu kepada masyarakat, memberikan pendidikan politik bagi kalangan pemilih pemula, terus menyempurnakan daftar pemilih tetap, serta beberapa upaya lain.

Golput memang selalu menjadi titik kekhawatiran penyelenggara pemilu, namun dengan berbagai upaya yang terus disempurnakan angka golput diharapkan dapat ditekan serendah mungkin.

Penyelenggara pemilu memang tidak dapat bekerja sendiri untuk mencapai tingkat partisipasi pemilih yang tinggi karena partai politik juga memiliki peran cukup besar. Dengan mengajukan calon anggota legislatif yang kredibel, anti-korupsi, dan mengutamakan kepentingan rakyat, masyarakat tentu akan dengan senang hati datang ke tempat pemungutan suara.

Karena itu, dengan koordinasi dan kerja sama yang baik antara penyelenggara, pengawas dan peserta, helatan Pemilu 2014 diharapkan akan mencapai sukses. Semoga.

 (Sumber: ANTARA)

Wednesday, 26 March 2014

Pemkab Merauke Gelontorkan Dana 2 Miliar ke KPU

BCMerauke.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke telah menggelontorkan dana senilai Rp2 miliar untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Merauke. Dana itu di luar yang dialokasikan oleh KPU Pusat. “Dana itu dapat digunakan atau dimanfaatkan guna menunjang berbagai persiapan menjelang pelaksanaan pemilu legislatif (pileg) yang akan dilaksanakan pada 9 April 2014 nanti.,” kata Bupati Merauke, Romanus Mbaraka, saat ditemui tabloidjubi.com di Swisbelt Hotel, Merauke,  Rabu (26/3).